KRITERIA UTAMA MEMILIH KONTRAKTOR

kontraktor bangunan jakarta

Dalam dunia usaha “kepercayaan” misalnya seperti usaha perbankan, usaha asuransi, serta usaha kontraktor ada 4 persyaratan paling utama sebagai kesamaan persyaratan yang perlu di penuhi supaya seseorang pelaku usaha bisa dikira layak untuk mengelola investasi/modal usaha. meminjam arti perbankan 4kriteria itu dalam arti dunia usaha perbankan dikatakan sebagai ” 4 C of Kredit ” : yaitu : Character (ciri-ciri), capacity (kemampuan), capital (Modal), serta Collateral (Jaminan)

4 C itu menurut saya bisa anda aplikasikan sebagai persyaratan untuk menyeleksi calon kontraktor bangunan yang bakal anda tunjuk sebagai kontraktor pelaksana proyek anda. Yang definisinya di cocokkan aplikasinya dengan sikon dari usaha penyedia layanan kontruksi (kontraktor) yang saya uraikan seperti berikut :

1. Character (Ciri-ciri)

Ciri-ciri merujuk pada sejarah proyek-proyek yang pernah di kelola kontraktor yang akan anda tunjuk. Ciri-ciri yang seringkali ditetapkan dengan lihat sejarah proyek, terlebih seperti mencakup :

A. Proyek-proyek paling akhir : cematilah bagaimana proyek-proyek yang paling akhir di tangani kontraktor tersebut

B. Proyek-proyek yang diterlantarkan : cermat adakah proyek-proyek yang di terlantarkan oleh kontraktor tersebut

C. Proyek yang tengah ditangainya sekarang ini : apa sajakah serta bagaiman proyek-proyek yang tengah diakukannya waktu ini

D. Jumlah sisa pekerjaan proyek : seberapa besar sisa pekerjaan sebagai keharusan kontraktor tersebut di proyek-proyek yang tengah diakukannya sekarang ini serta bagaimana juga posisi keuangan proyek-proyek tersebut

Makin sedikit punya masalah, makin tinggi nilai seseorang kontraktor. Satu penilaian paling baik yaitu pada beberapa hal yang menyangkut pribadi si kontraktor, apakah sang kontraktor itu tipikal seseorang yang disiplin serta irit dalam mengelola keuangan, atau mungkin termasuk juga tipikal pemboros serta kurang disiplin dalam mengelola keuangannya.

Untuk mendapatkan informasi tentang toko besi yang lengkap dan harga yang relatif bersabat, kami menyarankan anda memilih Besibetodotnet saja

2. Capacity (Kemampuan)

Kemampuan merujuk pada kekuatan kontraktor untuk melakukan proyek serta memberi hasil pekerjaan Lantaran ” track record ” dari kesuksesan proyek yang sudah di tanganinya, itu utama untuk anda untuk mempertimbangkannya. Bila Anda beli satu layanan, kemampuan lebih gampang untuk jadi patokan penilaian, serta usaha kontraktor itu yang bisa tunjukkan arus kas positif (di mana pendapatan melebihi pengeluaran) hingga untuk periode waktu yang berkepanjangan mempunyai peluang baik untuk memperoleh proyek-proyek selanjutnya.

3. Capital (Modal)
Capital (Modal) Modal merujuk pada asset usaha. Aset modal mungkin saja termasuk juga properti (tanah serta bangunan), kendaran-kendaraan, mesin serta perlengkapan untuk perusahaan kontraktor, dan persediaan stock, atau toko atau peralatan kantor, serta yang terutama Anda bisa mengukur duit tunai yaitu aset paling baik yang dapat jadikan ukuran apakah kontraktor itu dapat menutupi kerugian proyeknya.
4. Collateral (Jaminan)
agunan yaitu kas serta aset yang memiliki usaha sebagai jaminan untuk mengamankan proyek. Terkecuali mempunyai prestasi proyek yang baik, dapat dibuktikan mempunyai kekuatan untuk mensukseskan proyek, serta aset bisnisnya.

Seperti yang Anda kenali, pepatah lama kalau ” bank cuma meminjamkan duit pada orang yg tidak membutuhkannya ” pada intinya benar. Dalam topik ini bisa di persamakan dengan “ yang memiliki proyek cuma memberi proyek pada kontraktor yg tidak membutuhkannya” Dalam pengertian si kontraktor itu tak lakukan lobi, promosi serta pendekatan yang terlalu berlebih pada anda (tak menguber-ngejar anda) untuk memperoleh proyek dari anda, artinya hal semacam itu melukiskan kalau arus kas postifnya dalam posisi yang “aman”. Hingga anda bisa meyakini kalau dana proyek yang anda percayakan nya bakal aman serta teralokasikan pas tujuan untuk membiayai proyek anda seperti harusnya.

Sesudah anda menyeleksi dengan memakai 4 C (persyaratan penilaian paling utama) pada kontraktor-kontraktor calon pelaksana proyek anda jadi nanti bakal nampak satu pemenang tunggal yang penuhi standard penilaian seperti berikut :

1. Mempunyai nilai prestasi proyek yang begitu baik
2. Bisa menunjukkan perusahaannya masihlah begitu dapat untuk mengatasi proyek anda sampai selesai
3. Bisa memberikan kalau aset bisnisnya mempunyai nilai jual untuk merampungkan proyek serta,
4. Dapat mengorbankan aset/uangnya sendiri dalam masalah proyek tidak berhasil/proyeknya yang tidak untung.

Sekianlah panduan yang dapat anda pakai sebagai bahan untuk menyeleksi kontraktor yang layak anda tunjuk untuk melakukan proyek anda, jadi janganlah terburu-buru dalam pilih serta mengambil keputusan untuk menunjuk kontraktor pelaksana proyek anda, yakinkan juga kalau asset-asset yang kontraktor itu pelihatkan pada anda seperti kendaraan, properti dsb mempunyai bukti kepemilikan yang kuat seperti sertifikat, BPKB kendaraan dsb, manfaat hindari penipuan dari “kontraktor nakal” serta “kontraktor gadungan” sebab beberapa barang, properti, serta kendaraan apa pun di saat saat ini bisa kita sewa dengan gampang terutama dengan maksud penipuan jadi hati-hatilah. bila tidak ingin tertipu kontraktor/pemborong yang ” nakal ” jumpai kontraktor yang handal terpercaya Mudah-mudahan tulisan ini berguna..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *